Jumat, 16 November 2012

Dioda Zener sebagai pembatas tegangan


      Dioda zener / dioda tegangan acuan merupakan komponen semikonduktor yang memiliki karakteristik arus / tegangan dioda pada arah maju. Pada arah mundur, arus sekonyong-konyong membesar. Jika tegangan mundus mencapai suatu harga kritis maka hal ini disebut juga dengan tegangan tembus (BreakDown).



Gambar Regulator Dioda Zener

Besarnya tegangan input adalah :
Vin = ( IL + ID ) Rs + IL . RL
     Tegangan VL pada beban sama dengan tegangan masukan Vin dikurangi tegangan jatuh pada resistor Rs ( atau sama dengan jumlah arus beban IL dan arus dioda ID dikalikan dengan Rs ).Persamaan dapat kita lihat pada rumus berikut ini :
VL = Vin (ID + IL ) Rs
Jika tegangan masukan membesar, dioda akan mengalirkan arus yang lebih besar, sehingga kenaikan tegangan pada Rs sangat mendekati kenaikan tegangan masukan. Ini berarti perubahan tegangan beban takkan sebesar perubahan yang terjadi pada tegangan masukan. Sama halnya jika arus yang diambil beban membesar, maka arus dioda akan mengecil dengan persentase yang sama, dan tegangan pada Rs (VL) tidak berubah. Tegangan ini akan dipertahankan mendekati konstan. Arus minimum yang mengalir di dioda selalu harus lebih besar dari arus jatuh, jika tidak sifat pemantapan dioda akan hilang. Dengan kata lain tegangan dioda akan bervariasi sesuai arusnya.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar